Gulo Puan, Kuliner Bangsawan Palembang yang Kian Langka

Pembuatan permen Gulo Puan di rumah produksi di Kota Palembang Sumsel (Dok. Liputan6.com)

LiburJalan.com, Palembang – Di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), tak hanya pempek Palembang saja yang dikenal sebagai salah satu kuliner khas daerah. Ada juga yang lain, yang menjadi ciri khas Sumsel.

Adalah Gula Puan, atau sering disebut Gulo Puan. Gulo Puan sendiri dalam bahasa daerah Pulau Sumatra, yang memiliki arti gula susu. Yang berarti, Gulo Puan adalah kuliner yang terbuat dari gula dan susu.

Dahulu di zaman Kesultanan Palembang Darussalam, Gulo Puan hanya dikonsumsi para bangsawan, yang juga petinggi istana. Namun, semakin berkembangnya zaman, Gulo Puan mulai dikenal di semua kalangan hingga kini.

Untuk membuat Gulo Puan ini, tak bisa menggunakan susu biasa, namun susu dari kerbau rawam, yang biasanya terdapat di daerah Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel.

Pembuatan permen Gulo Puan di rumah produksi di Kota Palembang Sumsel (Dok. Liputan6.com)

Lokasi pembuatan Gulo Puan sendiri, berjarak sekitar 85 Kilometer (Km) dari Kota Palembang, atau berkisar 50 Km dari Kota Kayu Agung OKI Sumsel.

Pembuatan Gulo Puan dengan cara dimasak seperti membuat kue karamel. Tekstur dari kuliner ini yakni lembur, berpasir dengan warna kecoklatan. Karena susu kerbau dicampur dengan sedikit gula pasir, kemudian dipanaskan selama 5 jam lamanya. Wow.. lama juga ya..

Gulo puan sendiri biasa menjadi teman makan roti sebagai selai, bisa juga dioleskan untuk pisang goreng. Harga Gulo Puan memang dipatok dengan harga cukup mahal, karena susu kerbau yang kini sulit didapatkan.

Teks : Almasyra
Sumber : Indonesia.go.id
Foto : Liputan6.com

Laksan Palembang (Dok. bukalapak.com)
PAYO MAKAN

Nikmatnya Laksan Palembang Berkuah Santan Kemerahan

Konon, nama Laksan berasal dari akronim bahasa Inggris, yakni ‘Luck Son’, yakni anak laki-laki yang beruntung.

Read More
PAYO MAKAN

Nikmatnya Aneka Pempek Palembang, Bikin Ngiler Parah.. !!

Read More